Nathan Brown: Tidak Ada Yang Perlu Ditakutkan Dari Ikhwan Mesir


Jika Anda menonton Fox pada hari Senin, Anda akan dimaafkan bila berpikir bahwa Mesir berada di ambang pengambilalihan oleh teroris. Anchor Steve Doocy menyebut bahwa Ikhwan—opisisi terbesar Mesir dan juga gerakan dakwah di seluruh dunia—sebagai “godfather al-Qaida.” Tapi benarkah begitu?

Beberapa calon presiden dari Partai Republik menyebutkan kekhawatiran mereka tentang Ikhwan sebagai alasan bagi Amerika Serikat untuk terus mendukung rezim otoriter Hosni Mubarak.

Nathan Brown, seorang profesor ilmu politik di George Washington University dan direktur Lembaga Studi Timur Tengah, yang telah banyak menulis tentang Ikhwan, melontarkan berbagai pikirannya, terutama terkait dengan perkembangan Mesir sekarang ini. Berikut ini transkrip percakapannya.

Dapatkah Anda memberikan ikhtisar tentang sejarah kelompok dan dari mana asalnya?

Kelompok ini didirikan pada tahun 1928. Ini adalah sebuah gerakan luas yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama di kalangan orang Mesir, melakukan perbuatan baik, dan membuat masyarakat lebih Islami. Secara bertahap Ikhwan mendekatkan lebih dan lebih ke politik. Pada tahun 1940, mereka melakukan semacam bentuk sayap paramiliter untuk melawan pasukan Inggris yang masih berada di Mesir dan sukarelawannya berperang untuk menentang berdirinya negara Israel pada tahun 1948.

Kemudian pada tahun 1950, dan 1960-an ketika rezim Gamal Nasser mencoba untuk menghancurkan mereka, beberapa anggota Ikhwan mengembangkan gagasan yang pada dasarnya berusaha melakukan pemberontakan bersenjata melawan pemerintah. Beberapa pemimpin dieksekusi dan sebagainya. Pada 1970-an, mereka diizinkan untuk muncul kembali, tetapi mereka tidak pernah diberi status hukum. Sejak saat itu mereka terus menghadapi kekerasan. Mereka sudah mengatakan bahwa mereka bersedia bekerja dalam aturan permainan, bahwa mereka adalah gerakan reformasi, bukan revolusioner. Mereka telah menemukan berbagai cara untuk memasukan calonnya di parlemen dan untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan publik Mesir.

Apa peran mereka sebenarnya di Mesir?

Label resmi mereka adalah “Society of Muslim Brothers”, itu bukanlah “partai politik Ikhwan” atau sesuatu yang seperti itu. Mereka mengklaim bahwa mereka sudah mendapat agenda reformasi yang luas; sosial, agama, politik, pendidikan dan sebagainya. Dalam dekade terakhir mereka membuat langkah nyata di bidang politik. Pada pemilu 2005, mereka mendapat seperlima dari kursi di parlemen.

Setelah titik itu, mereka ditangkap, bisnisnya ditutup. Organisasi ini bereaksi dengan mengatakan, “Kami akan mengurus organisasi kami di urutan pertama. Kami berada di bidang ini untuk tujuan jangka panjang, kami berpikir untuk dekade dan generasi, bukan dalam hal manuver politik untuk pemilu berikutnya.”

Gerakan ini dipimpin oleh orang-orang yang sangat berhati-hati dan benar-benar mencoba untuk melestarikan organisasi. Mereka mungkin kurang terampil dalam politik, seperti membuat aliansi dan berbicara kepada pers.

Apakah mereka ini kelompok radikal?

Well, yang pasti mereka menjalankan Islam dengan serius. Namun dalam banyak hal, mereka ini gerakan yang sangat konservatif. Pemimpin tertinggi Ikhwan saat ini adalah seorang profesor kedokteran hewan. Dia seorang pria pemalu. Tiap kali ada orang mereka berbicara sedikit terlalu keras dan tidak sabaran, mereka selalu diberitahu untuk menenangkan diri atau untuk meninggalkan gerakan.

Agenda mereka adalah untuk membuat Mesir lebih baik. Dan konsepsi mereka tentang apa yang baik dan buruk berdasarkan agama. Jadi itu berarti meningkatkan ketaatan agama, pengetahuan agama. Mereka tidak ingin selalu benar-benar mengubah Mesir menjadi sebuah sistem hukum tradisional Islam. Tapi kalau parlemen membuat hukum, mereka ingin agar hukum itu sesuai dengan hukum Islam.

Banyak program mereka hanya reformasi yang sifatnya standar; independensi peradilan, pengentasan korupsi, atau melindungi lingkungan. Politik mereka selama 10 tahun terakhir, adalah bahasa yang sangat umum yang mengambil warna Islam di beberapa daerah.

Seseorang di Fox News mengatakan bahwa Ikhwan adalah “godfather al-Qaida.” Bagaimana menurut Anda?

Anda tidak harus menonton Fox untuk belajar tentang Ikhwan. Kekerasan pada dasarnya ditolak oleh Ikhwan. Bahkan, al-Qaida secara terbuka dan konsisten menyerang Ikhwan bahwa Ikhwan sudah habis. (sa/saloon)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: