Ampas Tahu Untuk Biogas


Bantul – Sejumlah warga di Bantul, Yogyakarta kini sudah tidak direpotkan lagi dengan tingginya harga minyak tanah. Sebab mereka mengembangkan teknologi tepat guna pengolahan limbah tahu menjadi biogas.

Mugin Hadi Prayitno, pembuat tahu di Bantul Yogyakarta adalah salah seorang warga yang tak lagi direpotkan dengan urusan membeli minyak tanah untuk keperluan memasak. Sebab kini ia bisa membuat sendiri bahan bakar gas dari limbah proses pembuatan tahu secara tradisional.

Setiap harinya tak kurang dari 800 liter limbah cair didapatnya dari hasil perasan tahu. Melalui pipa yang telah disiapkan limbah cair tersebut dibuang kedalam bak penampungan khusus yang terbagi dalam 4 bagian untuk diproses secara alami.

Pengolahan limbah cair pembuatan tahu menjadi bahan bakar biogas ini dipelopori kelompok perajin Tahu Budi Lestari di Dusun Gunung Saren Trimurti, Srandaan, Bantul Yogyakarta.
Dari bak penampungan yang dibuat dengan biaya 35 ribu rupiah tersebut dihasilkan tekanan gas rata-rata 100 skala manual perhari yang bisa mencukupi kebutuhan 4 sampai 5 rumah tangga. Tapi bila tekanan gas yang dihasilkan dibawah 50 skala manual perhari, pemakaian gas dilakukan secara bergantian.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: